Panduan Lengkap Rancangan Usaha Agribisnis Pertanian Cabai

rancangan usaha agribisnis

4. Merencanakan pengembangan usaha

Setelah menjelaskan bisnis pada bagian ringkasan eksekutif, analisis sumber daya, hingga analisis keuangan, kini saatnya Anda membuat rencana pengembangan usaha.

Jelaskan secara mendetail bagaimana cara Anda untuk mengembangkan bisnis tersebut.

Tentu saja hal ini begitu penting diperhatikan, terlebih lagi investor akan mencari tahu apa saja usaha yang akan Anda lakukan agar bisnis ini bisa berhasil.

Calon investor akan melihat seberapa besar usaha yang akan Anda buat, termasuk didalamnya mengenai rencana keluar atau exit strategy dari bisnis yang dijalankan.

Sebagai contoh, saat mengembangkan bisnis agribisnis cabai, Anda harus menentukan target secara jelas dan spesifik.

Tuliskan siapa saja yang menjadi target usaha ini, bisa ibu rumah tangga, penjual sayur keliling, pemasok cabai, pedagang di pasar tradisional, restoran, kafe, rumah makan, warung makan, hotel, minimarket, swalayan, supermarket, hypermarket, hingga ekspor.

Setelah mengetahui siapa saja target bisnis ini, maka Anda harus membuat strategi bisnis yang dapat memasarkan hasil panen cabai tersebut.

Apabila ditinjau dari sudut pandang penjual, saat melakukan pemasaran cabai yang telah panen Anda harus memerhatikan beberapa hal seperti tempat yang strategis, produk yang memiliki mutu tinggi, dan harga yang mampu bersaing.

Namun Anda juga perlu memahami sudut pandang yang dilihat konsumen seperti kebutuhan dan keinginan konsumen, biaya yang dimiliki oleh konsumen, hingga kenyamanan yang dirasakan oleh konsumen.

Kedua elemen tersebut sangat penting dipahami agar bisa melakukan promosi yang benar dan tepat.

Anda bisa melakukan beberapa strategi marketing menjual cabai dengan beberapa cara, antara lain memberikan edukasi kepada konsumen mengenai produk yang Anda jual,

menceritakan kepada orang-orang terdekat mengenai keunggulan bisnis Anda (biasanya promosi yang dilakukan secara mulut ke mulut akan efektif),

kerja sama dengan pemasok dan pedagang sayur,

menjalin kerja sama dengan tempat-tempat yang sekiranya membutuhkan cabai sebagai bahan baku,

memudahkan setiap transaksi yang dilakukan bersama konsumen,

memberikan harga yang kompetitif,

berani berinovasi,

mempromosikan memalui internet, dan masih banyak lainnya.

Saat melakukan promosi, Anda harus berani menyiapkan modal dana. Apabila Anda memiliki modal dana yang besar, maka Anda bisa menyesuaikan promosi dengan market dan tujuan yang ingin dicapai.

Setelah melakukan promosi, jangan lupa untuk mengevalusi apakah promosi tersebut berhasil atau tidak.

Silahkan baca 14 Strategi Pemasaran Agribisnis

2 Comments

Leave a Response