Mengenal Lebih Jauh Tentang Cabai Pelangi (Ornamental Pepper)

1. Mempersiapkan media tanam

Sebenarnya untuk menanam jenis cabai ini tidak diperlukan media tanam yang terlalu khusus. Anda cukup menggunakan tanah yang gembur dengan kandungan zat hara. Adapun campuran bahan yang digunakan untuk membuatnya adalah arang sekam, pasir, pakis kering, kandang/kompos, dan tanah dengan komposisi 1:1:1:1:1. Semua bahan-bahan tersebut dicampurkan dan diaduk secara merata kemudian tempatkan dalam pot yang harus memiliki drainase baik.

2. Pembenihan

Cabai hias ini diperbanyak dari jumlah biji, sama halnya dengan cabai pada umumnya. Namun tentu saja benih yang dipilih ialah benih dari buah yang benar-benar tua kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari. Sebelum ditebar pada media tanam benih yang siap semai, cabai ini harus direndam terlebih dahulu. Setelah itu lakukan penyiraman secara teratur. Jangan sampai kurang atau lebih dalam memberikan penyiraman. Dalam waktu 5 hari maka akan mulai muncul kecambah.

3. Penanaman dan perawatan

Setelah tinggi bibit telah mencapai 10 cm, maka bibit sudah siap dipindahkan ke dalam pot untuk diletakkan ke dalam ruangan atau pada pekarangan rumah. Melakukannya pun harus dengan hati-hati pada saat pemindahan agar akar dan batang tidak membusuk. Letakkan tanaman di tempat yang mendapatkan sumber matahari cukup. Bisa juga diletakkan di tempat yang teduh, namun tetap mendapatkan cahaya matahari. Dalam waktu 3 bulan cabai pelangi hias pun akan mulai berbuah.

Itu tadi penjelasan lengkap mengenai cabai pelangi. Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk membudidayakan cabai yang memiliki warna unik ini? Tidak perlu membeli hiasan mahal-mahal, cukup dengan cabai pelangi saja, maka rumah Anda akan terlihat lebih indah dan cantik.

 

 

Leave a Response