Mengenal Lebih Jauh Tentang Cabai Pelangi (Ornamental Pepper)

  • Tingkat kepedasan: 5.000 – 30.000 SHU
  • Tinggi tanaman rata-rata: 60-90cm
  • Iklim ideal: Dataran rendah – tinggi
  • Sinar matahari: Sepanjang hari
  • Media tanam: Tanah2 : Humus1
  • Kebutuhan air: Sedang

Untuk manfaat, cabai pelangi ini memiliki beberapa manfaat, yaitu:

1. Sebagai ornamen

cabai pelangi

Cabai hias memiliki warna yang indah dan cerah. Di daerah tropis, cabai pelangi bisa berkembang dan masak sepanjang tahun karena intensitas sinar matahari yang tinggi. Mereka juga dapat tumbuh di dalam ruangan asalkan tetap mendapat sinar matahari secara langsung. Sinar matahari membantu pewarnaan cabai ini, biasanya semakin tua dan semakin masak di pohon maka corak warnanya akan semakin indah. Tidak hanya untuk menghiasi halaman rumah atau kebun Anda, tapi cabai hias juga bisa digunakan untuk menghiasi piring saji dan membuat hidangan tampak lebih meriah.

2. Sebagai penambah rasa

Apabila Anda tidak terlalu menyukai cabai rawit, maka Anda bisa mencoba cabai yang satu ini. Rasa cabai pelangi memang tidak terlalu pedas, sehingga bagi Anda yang menggemari cabai rawit dan sering mengonsumsinya dalam jumlah banyak tidak tepat. Rasa pedasnya yang lebih lemah membuatnya memiliki pangsa konsumen sendiri. Namun bukan berarti cabai ini tidak dapat digunakan untuk memasak atau campuran makanan. Campurkan cabai hias ini ke salad sayuran Anda, atau keringkan dan gunakan untuk membuat pickle (acar khas orang Amerika). Untuk Anda yang tidak terlalu gemar makanan pedas, cabai ini dapat dijadikan alternatif karena kegaringan dan intensitas ketajaman rasanya masih khas cabai.

3. Sebagai nutrisi

Jangan salah paham, meski tampilan dan rasanya tidak seperti cabai yang kita kenal pada umumnya, namun cabai hias tetap memiliki kandungan nutrisi yang kurang lebih sama dengan cabai lain, ditambah dengan nilai kalori yang rendah. Mulai dari manfaat vitamin A yang kaya akan antioksidan, manfaat vitamin C yang menjaga kekebalan tubuh, manfaat potasium untuk menjaga tekanan darah, manfaat asam folat yang dapat mencegah kanker, dan juga manfaat serat untuk meningkatkan kemampuan sistem pencernaan.

Kandungan capsaicin yang biasa ditemukan dalam cabai pedas dapat meningkatkan metabolisme dengan meningkatkan temperatur tubuh, serta menekan nafsu makan. Terdapat pula dihydrocapsiate (DCT), saudara capsaicin yang biasa ditemukan pada cabai yang cenderung manis dan tidak terlalu pedas. Capsaisin ini tidak akan hilang atau teurai dengan air, jadi kalau Anda merasa kepedasan (baik karena cabai hias atau jenis cabai yang lain) minumlah susu untuk menghilangkan rasa pedasnya. Ada juga kandungan piperine (biasanya juga ditemukan di lada hitam) yang dapat mencegah sel lemak baru terbentuk. Para peneliti hanya pernah mengujinya pada sel tikus, sehingga tidak ada bukti bahwa zat ini dapat bekerja juga pada manusia. Namun kalau Anda senang mengonsumsi cabai atau pun lada hitam, silahkan saja. Mereka bebas kalori dan tidak akan meningkatkan tekanan darah Anda. Hanya saja jangan terlalu berharap cabai akan membantu Anda kurus.

Leave a Response