Cerita Sukses Petani Lengkuas yang Layak Dijadikan Inspirasi

Pada tahun 2010 Adi pun mulai berbisnis. Bisnis pertamanya ialah pisang coklat yang cukup sukses memiliki empat gerai. Kuliah dan bisnis dilakoninya saat itu. Dari bisnisnya tersebut pria asal Pati, Jawa Tengah, ini mampu membayar uang kuliahnya sendiri, sehingga ia tidak membebankan orangtuanya. Namun, seiring waktu terjadi masalah internal dalam bisnisnya. Adi harus menelan pil pahit bisnis pisang coklatnya gulung tikar. Tak menyerah, Adi mencoba bisnis kuliner lainnya dan harus kecewa dengan kegagalannya lagi. Merasa terpukul dengan kegagalan-kegagalannya, Adi berhenti berwirausaha selama tiga bulan. Sampai akhirnya ia menemukan peluang bisnis di bidang pertanian.

Bagi sebagian besar anak muda, pertanian memang bukan bisnis menarik yang layak dilirik. Fakta tersebut justru dilihat Adi sebagai sebuah peluang besar. Apa lagi Indonesia pada dasarnya adalah negara agraris yang tanahnya subur dengan sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Terjun ke bisnis pertanian untuk pertama kalinya, Adi memilih berbisnis komoditas singkong. Sarjana teknik industri ini memang tak tahu menahu tentang pertanian pada awalnya. Dengan tekad dan niat, ia belajar langsung budidaya singkong kepada petaninya selama tujuh bulan. Alasannya memilih komoditas ini ialah karena pemasaran singkong relatif mudah dan banyak produk turunannya.

Diakuinya rasa takut gagal kerap muncul saat itu. Tapi, lantaran sudah mengalami beberapa kegagalan besar sebelumnya, Adi merasa tak mengapa apabila mengalaminya lagi. Baginya kegagalan adalah ketika ia berhenti mencoba. Kegagalan-kegagalan sebelumnya dijadikannya sebuah pelajaran berharga. Usahanya tak sia-sia, ia mendulang untung besar pada panen pertama dan seterusnya. Pada tahun kedua bisnisnya berjalan, ia memperluas lahan budidaya singkongnya dari setengah hektare menjadi dua hektare. Sayangnya, pada panen kedua harga singkong mengalami anjlok meskipun Adi tak sampai mengalami kerugian.

Ternyata, harga jual hasil panen singkong yang tidak stabil di pasar. Ini membuat laba bersih yang dia dapat terlampau kecil. Lantas Adi mencoba peruntungan dengan menanam tanaman lain yaitu lengkuas di 2012 pada lahan seluas 2 ha. Adi membagi separuh lahan  untuk bibit dan sebagian untuk sampai panen.

Lambat laun bisnis pembudidayaan tanaman rempah dapur seperti lengkuas, kunyit dan kencur yang dijalankan oleh Adi Pramudya menghasilkan keuntungan. Seiring berjalannya waktu Adi mampu memperluas lahan tanamnya menjadi 5 hektare (ha) di tahun 2013. Sekitar 4 ha tanah digunakan untuk menanam lengkuas dan sisanya untuk menanam kunyit.

Lantaran waktu panen yang cukup lama, yaitu delapan sampai sepuluh bulan, produksi tanamannya pun terbatas. Sehingga dia tidak bisa memenuhi permintaan dan pasokan ke  ke pasar induk secara rutin setiap hari. Untuk memenuhi permintaan seputar Bogor, Adi kemudian membentuk kelompok tani supaya bisa terus memasok rempah-rempah. Menjadi pengusaha di usia muda yang kerap disibukkan oleh berbagai aktivitas, Adi terkadang merasa kurang menikmati masa muda seperti anak-anak muda kebanyakan. Namun di lain sisi, dia merasa bangga akan pencapaiannya hingga saat ini yang sudah mampu mandiri secara finansial.

Baca juga : Cerita sukses petani bawang merah beromset miliaran rupiah.

Singkat cerita, saat itu ia melihat peluang yang lebih menggiurkan dengan berbisnis rempah. Waktu itu ia melihat petani yang menanam lengkuas. Petani itu hanya menanam 1.000 meter saja, tapi bisa menghasilkan uang Rp 5 juta sekali panen. Modal sejuta, berarti untung Rp 4 juta. Untungnya 400%. Akhirnya Adi mengaku bahwa ia belajar dari petani tersebut.

share on:

3 Comments

  1. Saya Askur dari cianjur, petani rempah sereh, koneng dan jahe.
    Bisa dibantu kontak kang adi.
    Saya kesulitan cari market.

    Ini kontak saya: 087708423501

  2. Bsa minta no Tlp mas Adi pramudia ga mas,,,saya mau sharing soalnya saya pya kebun lengkuas kurang lebih satu ha,,,tapi saya blm pya pembeli dan cara panen serta pembayaran upah panen nya mas,,,siapa tau mas pya solusi untuk saya mas Adi,,,terima kasih mas

  3. Assalamualaikum mas adi,saya bayu dari padang mau bertanya tentang serai dapur dan lengkuas dan jahe.apakah bisa saya berbisnis pengadaan rempah dari padang…karna sekarang saya tanam serai lengkuas dan jahe.tapi kesulitan cari market nya.
    Ni no saya mas 082385180986

Leave a Response