Cara Menanam Cabe Rawit Yang Baik

Cabai atau cabe adalah salah satu rempah – rempah yang memiliki rasa cukup pedas. Orang yang menyukai cabe tentu saja paham dengan berbagai jenis cabe. Kalau di Indonesia, cabe rawit cukup terkenal. Cabe rawit adalah cabai yang cocok di tanam di daerah khatulistiwa. Oleh karena itu di Indonesia cukup banyak budidaya cabe rawit. Komoditas ini dapat ditanam di ketinggian 0 – 500 mdpl. Penasaran dengan cara menanam cabe rawit yang mendatangkan hasil melimpah. Inilah cara yang dapat anda gunakan untuk menanamnya.

Seperti yang telah dijelaskan diatas jika cabe memiliki macam – macam jenisnya. Ada cabe besar, cabe merah, cabe merah keriting, cabe hijau, dan tentu saja cabe rawit. Ini adalah jenis cabe yang dikenal oleh orang Indonesia. Sedangkan di luar negeri pun memiliki jenis cabe yang berbeda dengan Indonesia. Cabe rawit cukup terkenal di Indonesia karena rasanya yang cukup pedas dan bentuknya yang kecil – kecil. Biasanya cabe ini disandingkan dengan gorengan sebagai pemberi rasa pedas. Cabe rawit atau dalam bahasa latin disebut Capsicum frutescens dapat dibuididayakan dan dijadikan sebagai peluang usaha. Jika anda inign membudidayak cabe rawit, maka anda juga harus mengenali sifat dan karakter yang dimiliki cabe rawit. Pada umumnya budidaya cabe memiliki kesamaan dalam membudidayakannya, namun tetap saja harus mengenali karakter cabe yang akan ditanam.

ilustrasi cabe rawit. Pixabay/Cegoh

Cara Membudidayakan Cabe Rawit

Sebenarnya cara menanam cabe rawit cukup mudah untuk dilakukan. Tentu saja anda harus memenuhi syarat yang diperlukan untuk menamam cabe rawit. Syarat  yang harus dipenuhi untuk menanamnya sebagai berikut:

Pemilihan Benih Cabe Rawit

Langgkah awal yang satu ini harus diperhatikan karena benih akan menghasilkan cabe yang sesuai denga kualitasnya. Anda bisa saja menggunakan cabe rawit dengan varietas Bara, Pelita F1, Dewata F1, dan lain – lain. Untuk cara pemilihan benihnya dapat anda lakukan beberapa cara dibawah ini.

  • Anda dapat membuat benih cabe anda sendiri jika anda ingin menekan modal. Caranya dengan menanam benih cabai rawit yang bibitnya berasal dari panen ketiga. Sangat disarankan untuk tidak menggunakan bibit cabai dari panen keempat keatas karena kualitasnya sudah kurang
  • Pilihlah bibit cabai yang berasal dari tannaman yang kuat dengan hasil buah yang sempurna tanpa cacat. Setelah itu dibiarkan menua dan mengering. Lalu dipanen
  • Setelah dipanen kemudian buah dipotong membujur dan ambi biji yang beradi di tengah buah. Lalu direndam air dan dibersihkan. Ambil yang tenggelam karena biji tersebut yang berkualitas.
  • Setelah direndam kemudian dikeringkan hingga 3 hari agar terbebas dari air.

Penyemaian Bibit Cabe Rawit

Cara menanam cabe rawit yang kedua adalah melakukan penyemaian. Penyemaian bibit cabe rawit perlu diperhitungkan pula luas tanah dan jumlah biji yang akan digunakan. Setelah mengetahui keperluan biji cabe rawit yang dibutuhkan, maka anda bisa mengikuti cara berikut.

  • Siapkan naungan agar cabe tidak terpapar langsung dengan sinar matahari dan dapat digunakan untuk memberikan kestabilan suhu, menghindari hujan dan menghindari dai terpaan angin.
  • Siapkan polybag dengan ukura 5x10cm dengan diisi tanah sebanayak ¾ dari polybagnya. Kemudian buat komposisi semaian dengan perbandingan tanah, arang, dan kompos yaitu 1 : 1 : 1.
  • Biji di rendam dengan air hangat selama 6 jam lalu ditanam di polybag sedalam 0,5 cm
  • Saat merawat, hindari dari kucuran air yang cukup deras.
  • Setelah bibit tumbuh dan berumur 1 – 2 bulan, maka bibit bisa dipindahkan ke lahan terbuka.

Penanaman Cabe Rawit

Inilah inti dari cara menanam cabe rawit. Jika anda tidak ingin melalui proses yang diatas, anda bisa saja langsung membeli bibit cabe rawit sehingga anda siap tanam bibitnya. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan saat menanam bibit cabe rawit.

  • Lahan yang teah disiapkan dibajak dengan kedalaman kurng lebih 40 cm.
  • Perlu diukur pH yang dimiliki oleh tanah, jika terlalu asam maka anda bisa menggunakan kapur dolomit agar anda bisa menambahkan sifat basa pada tanah. Tentu dengan takar yang telah dianjurkan
  • Pada bendengan buat lebar sekitar 100 cm dengan tinggi kurang lebih 30 cm dan panjangnya menyesuaikan dengan panjang lahan anda. Jarak lebar kira – kira 60 cm.
  • Buat pola zigzag dengan ukuran berkisar 60 cm. Dibuat dua baris dengan jarak antar barisnya adalah 60 cm
  • Sobek polybag yang berisi bibit cabai kemudian masukan kedalam tanah dan tutup kembali dengan tanah. Usahakan untuk memulainya pada pagi hari atau sore hari.

Perawatan Cabe Rawit

Setelah bibit telah ditanam, maka anda bisa melakuakan perawatan dan pemeliharaan bibit cabe rawit yang anda tanam. Anda bisa saja menyiram dengan kelembaban tanah hingga 70%. Kemudian anda bisa memberikan pemupukan sususlan setelah satu bulan umur bibit cabe. Lalu setelah panen dan seterusnya  diberikan pupuk. Usahakan untuk menggunakan pupuk organik agar hasil cabe yang dibudidayakan oleh anda bisa menghasilkan komoditas yang aman. Perlu juga anda melakukan penyianagan agar tidak tumbuh tanaman gulma dan hama lainnya yang dapat mempengaruhi hasil panen cabe rawit pada akhirnya. Penyiangan ini sangat diperlukan untuk merawat tanaman cabe rawit.

Baca juga : Cara Budidaya Cabe Keriting

Pemanenan Cabe Rawit

panen cabe rawit
vebma.com

Komoditas ini cukup menguntungkan karena tanaman cabe rawit bisa dipanen hingga 18 kali dalam satu kali tanam. Pada umumnya cabe rawit akan mulai dipanen pada umur sekitar 3 bulan. Bahkan hebatnya lagi yang dimiliki oleh cabe rawit dapat dipanen dengan umur maksimal saat mencapai 24 bulan. Tentu saja semakin banyak dipanen maka kualitasnya semakin menurun sehingga anda harus selalu memperbarui budidaya tanaman cabai rawit anda. Sangat disarankan untuk memanen cabai pada pagi hari dengan cara memetik buah dengan tangkainya sekaligus.

Jika anda tidak memiliki lahan, bagaimana cara menanam cabe rawit tanpa lahan ?

Mudah saja, anda bisa melakukan penanaman tanpa lahan. Anda dapat menggunakan teknologi hidroponik. Teknologi ini memanfaatkan media tanam yang tidak menggunakan lahan. Cara ini cukup sukses karena anda juga bisa menjadi suplier bibit cabe rawit yang siap ditanam. Anda bisa menggunakan polybag ataupun paralon yang sudah tidak terpakai. Hal yang paling menguntungkan adalah anda bisa memanfaatkan ketinggian dari hidroponik sehingga anda tidak kesulitan dengan tempat. Budidaya ini bisa anda jadikan hobi untuk mengisi waktu luang anda.

Inilah beragam informasi dan beberapa hal tentang cara menanam cabe rawit.  Anda bisa jadikan ini sebuah usaha baru untuk anda karena hal ini cukup menguntungkan untuk dijadikan usaha. Anda juga bisa menggunakannya sebagai hobi baru jika anda memiliki waktu luang yang cukup banyak. Hal ini bisa mendatangkan keuntungan bagi anda ataupun keluarga anda. Selamat mencoba !

share on:

Leave a Response