Budidaya Ikan Gurame Kolam Terpal

Budidaya ikan gurame – Ikan yang satu ini memang sudah tidak asing lagi didengar. Masyarakat Indonesia masih memiliki minat yang tinggi pada ikan gurame. Wajar saja hal ini terjadi karena ikan gurame memang masih memiliki banyak manfaat, terutama bagi kesehatan. Selain dikonsumsi sebagai lauk pauk sehari-hari, ikan gurame juga memiliki nilai bisnis yang cukup tinggi. Sehingga penjualan ikan gurame pun mampu menghasilkan keuntungan yang banyak. Apabila Anda berniat untuk membudidayakan ikan yang satu ini, Anda bisa melakukan beberapa langkah budidaya ikan gurame di bawah ini.

Pemilihan benih untuk budidaya ikan gurame

budidaya ikan gurame
Memilih benih ikan gurami yang terbaik
Sumber: adearisandi.wordpress.com

Sebelum memulai tahapan dalam budidaya ikan gurame, tentu Anda harus melakukan pemilihan benih terlebih dahulu. Pilih benih yang memang unggul.

Benih ikan gurame dikatakan baik apabila benih tersebut sehat.

Beratnya sekitar 100 gram atau kurang lebih berusia setahun.

Sebaiknya benih yang baik didapatkan dari lokasi budidaya ikan gurame yang tidak terlalu jauh agar ikan gurame tersebut nantinya tidak terlalu sulit beradaptasi.

Ada beberapa ciri bibit ikan gurame yang dapat dikatakan baik. Untuk induk betani, ciri-ciri tersebut antara lain ujung siripnya berbentuk bulat, dahi ikan gurame tersebut rata, usianya sekitar 2,5 hingga 6 tahun, dagunya tidak terlalu menonjol, dan dasar sirip dada berwarna gelap kehitaman.

Untuk induk jantan, ciri-cirinya meliputi dahi yang menyerupai cula atau agak menonjol, usia sekitar 3 hingga 7 tahun, dagu berwarna kuning dan teksturnya menonjol, dasar sirip pada bagian dada warnanya lebih terang, apabila ditekan induk dapat mengeluarkan sperma dari alat kelamin, dan apabila diletakkan di tempat yang datar ekornya bisa dinaikkan ke atas.

Setelah memilih bibit, Anda harus memastikan bahwa bibit tersebut memang sehat dan tidak berpenyakit. Apabila ada bibit yang berpenyakit, maka Anda harus melakukan karantina sebelum dimasukkan ke dalam kolam.

Membuat kolam budidaya ikan gurame

budidaya ikan gurame
Membuat kolam dari terpal Sumber: farrayroom.blogspot.com

Langkah selanjutnya dalam budidaya ikan gurame ialah membuat kolam. Biasanya kolam yang digunakan terbuat dari terpal.

Anda bisa melakukan beberapa langkah untuk membuat kolam. Pertama, gali tanah dengan kedalaman tertentu. Lalu taruh terpal ke dalamnya. Tegakkan terpal dengan menggunakan kayu di permukaan tanah, tanpa perlu menggali tanah lagi. Namun ingat, Anda harus membersihkan terpal dari patogen. Taburi garam sebanyak 2 ons per ukuran 1 meter kubik setelah dicuci hingga bersih, kemudian isi dengan air.

Perlu diperhatikan bahwa kolam ikan gurame yang baik ialah kolam yang terkena sinar matahari dengan cukup.

Biasanya kolam budidaya ikan gurame memiliki habitat asli di tempat yang rendah, sedangkan suhunya secara optimal berkisar antara 25 hingga 28 derajat celcius.

Hal ini lah yang menyebabkan pembudidayaan ikan gurame sebaiknya dilakukan di dataran rendah saja. Ikan gurame memang hanya mampu berkembangbiak secara baik di ketinggian maksimal 800 mdpl.

Menabur benih

budidaya ikan gurame
Menabur benih ikan gurami
Sumber: guramimurah.wordpress.com

Sebelum menabur benih, sebaiknya lakukan pengeringan kolam terlebih dahulu selama 10 sampai 14 hari supaya terlindungi dari penyakit-penyakit, misalnya penyakit jamur.

Berikan kapur yang biasanya untuk pertanian pada kolam sebanyak 100 sampai 200 gram per meter persegi. Setelah itu baru tebarkan benih ke dalam kolam budidaya ikan gurame.

Memilih pakan yang tepat

budidaya ikan gurame
Memilih pakan untuk ikan gurami
Sumber: carabrink.blogspot.com

Hal selanjutnya yang harus diperhatikan dalam budidaya ikan gurame adalah Anda juga perlu menentukan pakan yang tepat untuk ikan gurame. Pakan ikan gurame yang baik mengandung unsur protein nabati dan protein hewani.

Ada beberapa makanan yang bisa dipilih seperti sayuran, daun-daunan, hingga pellet dengan kandungan protein sebanyak 25 sampai 30 persen. Namun dianjurkan Anda menggunakan pellet sebagai pakan utami untuk ikan gurame. Berikan pellet dengan frekuensi yang sering, namun jumlahnya jangan terlalu banyak.

Sebaiknya hindari pemberikan pakan yang terlalu berlebihan. Biasanya apabila pakan tidak termakan, maka pakan tersebut bisa bercampur dengan kotoran ikan yang membentuk amoniak.

Agar bisa semakin berkembang dengan lebih baik, Anda bisa memberikan enzim kompleks sebanyak 2% dari pakan pabrik.

Mengontrol kebersihan air

budidaya ikan gurame
Kebersihan air kolam budidaya ikan gurami juga harus dikontrol terus
Sumber: www.usahacerdas.com

Langkah terakhir yang harus dilakukan dalam budidaya ikan gurame ialah mengontrol kebersihan air kolam.

Anda bisa menggunakan filter air supaya air yang menjadi habitat ikan gurame selalu bersih dan mempunyai kadar oksigen yang banyak.

Gantilah air secara periodik, minimal 30%, selama seminggu sekali.

Selain itu, Anda juga perlu memerhatikan peralatan yang digunakan dalam budidaya ikan gurame ini. Rendam peralatan di dalam larutan kaporit, kemudian keringkan.

Apabila Anda menemukan ikan gurame yang terserang jamur, Anda bisa memisahkan ikan gurame tersebut. Kemudian rendam di dalam larutan garam dapur sekitar 20 mg per liter selama satu jam.

Itu tadi beberapa cara budidaya ikan gurame yang bisa Anda lakukan. Apabila Anda melakukannya dengan cara yang benar, maka bukan tidak mungkin hasilnya akan maksimal.

Salam #PetaniSejahtera

Baca : Budidaya belut sawah dalam drum

Leave a Response